Kemendikbud: Pasca Gempa, 46 Sekolah di Maluku Rusak Parah

oleh -98 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Puluhan sekolah di Pulau Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya 6,8 SR pada Kamis (26/9/2019) pekan lalu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan gempa yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya itu telah merusak sebanyak 46 sekolah, baik rusak parah, sedang, ataupun ringan.

“Jumlah sekolah yang rusak akibat gempa berjumlah 46 sekolah,”Jelas Efendy kepada awak media di Swissbell Hotel Ambon saat membuka kegiatan Dies Natalies Ke -60 Fisip Unpatty dan Konvensi Nasional Himpunan Indonesia Untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIS) 2019 di Wilayah Timur Maluku, Senin (30/9/2019).

Efendy mengatakan untuk perbaikan sekolah-sekolah yang mengalami keruskaan parah, pihaknya akan segera melaporkannya ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Lanjutnya, untuk sekolah yang rusak ringan akan ditangani langsung oleh Kemendikbud.

“Kami akan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat,” kata Efendy.

Baca Juga  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

Kemendikbud berjanji akan segera melakukan perbaikan, agar para siswa dapat kembali belajar dengan tenang dan nyaman.

Selanjutnya,Muhadjir Effendi bersama rombongan berkunjung langsung meninjau ke sejumlah sekolah di desa-desa terdampak gempa seperti di Desa Liang dan Tulehu, Waai, Kecamatan Salahutu.

Kemendikbud juga memberikan penyerahan bantuan kepada para siswa dan guru korban gempa di Maluku.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis kepada perwakilan PAUD, SD, SMP, SMA/SMK dan guru saat Mendikbud kunjungi SMAN 4 Salahutu di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.

Bantuan yang berikan ini berupa peralatan bermain untuk anak-anak TK serta perlengkapan sekolah untuk pelajar SD dan pencairan KIP bagi para pelajar.

Baca Juga  Cium Aroma Praktek Judi, IMM Maluku Temui Kapolda

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Mendikbud menyampaikan bahwa semua siswa yang terkena dampak gempa bumi akan mendapatkan bantuan tersebut.

Efendy juga melakukan dialog bersama para siswa dan guru, serta memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak gempa.

Selain mengakibatkan banyak korban jiwa, gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah warga, sekolah, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas publik lainnya. (ebot)