Kemenperin Pacu Perkembangkan Industri Kecil Menengah Tenun di Ambon

oleh -452 views
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82

Menurut Loemongga, kedua hal tersebut bisa menjadi bekal bagi para pelaku IKM untuk melakukan pengembangan produk dalam menghadapi persaingan bisnis saat ini. Ia pun berharap IKM RI bisa menghasilkan produk berkualitas dengan proses produksi lebih efisien dan efektif.

Berdasarkan catatan Kemenperin, industri kain tenun ikat dengan KBLI 13122 tersebar di 23 provinsi. Adapun wilayah yang mendominasi, yakni berada di Provinsi Bali, NTT, Maluku, NTB dan Sumatera Utara. Di Provinsi Maluku sendiri, sudah ada 3.016 perajin, dengan 233 kelompok yang tersebar di Kab. Kepulauan Tanimbar dan Kota Ambon.

“Potensi wastra ini perlu kita berdayakan untuk kesejahteraan masyarakat yang berdampak pada peningkatan perekonomian nasional,” kata Loemongga. (red)

Baca Juga  AS Hajar Paraguay 4-1, Pochettino Tunjukkan Identitas Baru Tim Tuan Rumah

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.