Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Kaotban) Wilayah VIII Manado Kunjungi Lanud Leo Wattimena

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Daruba: Danlanud Leo Wattimena Morotai, Kolonel Pnb Erick Rofiq Nurdin, didamping Mayor Lek M. Roziq Shoimi A. selaku Kadisops Lanud Leo Wattimena, Mayor Kal Firman, S.E. (Kadislog), Mayor Pom Tri Gunawan Subagyo, S.H., (Dansatpom) serta perwira pendamping lainnya menerima kunjungan dari Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara wilayah VIII Manado, Ir. M.T Edison Saragih, S. M.T. beserta rombongan di Mako Lanud Leo Wattimena,” Jum’at (5/3/ 2021).

Danlanud menyambut baik dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kaotban Wilayah VIII Manado dan Kepala Bandara Morotai serta rombongan, yang telah berkunjung ke Pangkalan TNI AU Leo Wattimena.

Rombongan didampingi oleh Bapak Suroso (Kabandara Morotai), Dedi Maulana selaku Kasi P2BU (Pengoperasian Pelayanan Bandar Udara), Eka Putra, Desmon Djou dan Alan (Ketiganya merupakan Inspektur Penerbangan Kementerian Perhubungan) serta beberapa pegawai UPBU (Unit Penyelenggara Bandar Udara) Morotai.

Baca Juga  Kemenangan Atletico di Piala Super Spanyol Habisi Sepak Bola Dominan

Dalam pertemuaan tersebut, dibahas tentang misi pelaksanaan Inspeksi Pelayanan Navigasi Penerbangan dari pihak Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado kepada UPNP (Unit penyelenggara Navigasi Penerbangan) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia Unit Morotai.

Kegiatan ini merupakan amanat Undang-undang yang harus dilaksanakan demi memenuhi kualitas standar keamanan dan keselamatan penerbangan yang optimal di wilayah kerja Otban VIII yang meliputi Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara.

Selain Morotai, kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa bandara, antara lain Bandara Kuabang-Kao, Gamar Malamo-Galela dan setelah dari Morotai rencananya akan dilanjutkan untuk melakukan Inspeksi serupa di Bandara (Khusus) Marimoi Kobok.

Inspeksi ini sangat penting dan merupakan mandatory guna memastikan bahwa semua ketentuan mulai dari SOP (Standard Operating Procedures), LOCA (Letter of Operational Coordination Agreement), kualifikasi Petugas ATC (Air Traffic Control) yang meliputi Lisensi, hasil medical check-up, IELP (ICAO English Language Proficiency) dan peralatan pendukung operasional penerbangan harus memenuhi standar minimum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dalam Undang-undang No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan peraturan-peraturan turunannya mulai dari Peraturan Menteri hingga CASR (Civil Aviation Safety Regulation) yang berlaku di Indonesia. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.