“Orang-orang harus membela apa yang benar,” katanya.
Dalam sebuah pernyataan kepada CBS News, seorang juru bicara ICE mengatakan operasi penegakan hukum imigrasi telah mengakibatkan penangkapan seorang “pelaku kekerasan dalam rumah tangga” dan seorang “pemerkosa anak.”
“Politisi yang tidak bertanggung jawab terus menyebarkan retorika berbahaya dan menyesatkan yang membahayakan masyarakat dan penegak hukum,” bunyi pernyataan itu. “Bahkan Departemen Kepolisian Los Angeles menyebut kerusuhan hebat kemarin sebagai ‘protes damai.’ Warga Amerika dapat melihat video dan gambar tersebut dan melihat dengan mata kepala mereka sendiri bahwa video dan gambar tersebut berbahaya, bukan ‘damai.’”
Untuk hari ketiga berturut-turut, beberapa pengunjuk rasa dan aktivis berkumpul di pusat kota L.A. untuk memprotes operasi yang sedang berlangsung dan kehadiran otoritas federal di kota tersebut.
Situasi tampak tenang pada awalnya pada hari Minggu, dengan reporter CBS News Los Angeles di tempat kejadian melaporkan tidak ada tanda-tanda konflik hingga sekitar pukul 3 sore, ketika sekelompok besar demonstran berbaris dari tangga Balai Kota L.A. ke gedung federal, tempat pusat penahanan berada.
Mereka mulai bentrok dengan sekelompok besar agen federal yang berada di luar gedung, termasuk beberapa yang tampak seperti anggota Garda Nasional. Menanggapi eskalasi tersebut, yang menurut polisi melibatkan orang-orang yang melemparkan proyektil dan beton ke arah mereka, LAPD mengeluarkan Peringatan Taktis untuk seluruh kota.











