Keteladanan Umar bin Khattab, Larang Anaknya Jadi Penerus Khalifah

oleh -506 views

Kasus serupa yang menunjukkan ketegasan Umar RA dalam melarang anaknya untuk memegang jabatan karena privilese terlihat saat nama putranya kembali diusulkan sebagai calon Gubernur Kufah.

Saat itu, Umar RA yang sedang berbincang dengan para sahabat. Kemudian, ia berkata pada mereka, “Aku memerlukan orang yang kuat, terpercaya, dan muslim sejati untuk memimpin mereka.”

Salah seorang sahabat lantas menjawab, “Demi Allah! Aku akan beri tahukan engkau, siapa orang yang kuat, terpercaya yang engkau harapkan itu.”

Umar RA bertanya dengan antusias, “Siapakah orangnya?”

“Dia adalah Abdullah ibn Umar,” jawab sahabat itu.

Mendengar usulan yang menyebut putranya itu, Umar RA malah menjawab, “Semoga Allah memerangimu. Demi Allah, semoga saja engkau tak sengaja bermaksud seperti itu.” Lalu, Umar RA lantas memilih orang lain sebagai Gubernur Kufah.

Baca Juga  Dari Aktivis GMKI ke Doktor, Febry Tetelepta Gagas Pembatasan Masa Jabatan Anggota DPR

sumber: detikhikmah

No More Posts Available.

No more pages to load.