Porostimur.com, Sanana – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula M. Natsir Sangadji mengatakan, banjir di Desa Mangoli dan Desa Capalulu akan menjadi perhatian serius pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022.
“Insya Allah masuk tahun anggaran perubahan di bulan Agustus ini harus ada perhatian serius dalam mengatur keuangan daerah terkait kegiatan bersifat insidentil seperti kasus Baleha, Capalulu, Mangoli dan Waisakai. Ini penting untuk diekseskusi pada APBD-P,” ujarnya, Rabu (13/7/2022).
Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra mengatakan, untuk jembatan penghubung Desa Capalulu-Wai U, Kecamatan Mangoli Tengah yang terputus saat banjir harus dikerjakan dan harapannya bisa ditaktisi pada APBD-Perubahan Tahun 2022 atau APBD Tahun 2023.
“Tergantung nanti kita lihat penyerapan anggaran tahun berjalan ini, apakah maksimal atau tidak. Makanya kita butuh keseriusan semua pihak untuk sama-sama membangun daerah ini dengan nawaitu yang ikhlas,” katanya.
Pria kelahiran Desa Mangoli, Ibu Kota Kecamatan Mangoli Tengah ini menyebutkan, anggaran tanggap darurat yang dianggarkan pada APBD 2022 hanya senilai Rp 1,5 Miliar dan dugaannya anggaran tersebut sudah habis digunakan.










