Kisah Bani Israil yang Sering Mengingkari Janji

oleh -230 views

5. Berkata dan Bersikap Baik kepada Sesama Manusia

Allah juga memerintahkan agar setiap manusia berkata dan bersikap baik kepada sesama. Kebaikan bukan hanya berbicara dengan sopan, tapi juga menolong, memberi nasihat, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Dalam masyarakat yang sehat, orang berilmu membimbing yang kurang paham, dan yang salah diarahkan menuju yang benar. Dari sinilah terbangun kehidupan yang saling menghormati dan memperbaiki diri.

6. Mendirikan Salat

Perintah berikutnya adalah mendirikan salat. Ibadah ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan manusia dengan Tuhannya. Melalui salat, umat diingatkan untuk terus mengingat Allah dan menegakkan janji-janji kebaikan yang telah disebutkan sebelumnya. Salat juga menjaga hati agar tetap bersih dari perbuatan yang melanggar perintah-Nya.

Baca Juga  Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN dalam Kasus Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Selain salat, Allah juga memerintahkan untuk menunaikan zakat. Zakat berarti membersihkan harta dari hak orang lain, membersihkan hati dari sifat kikir, dan membersihkan hubungan sosial antara yang kaya dan miskin.

Dengan zakat, tumbuh kasih sayang dari yang mampu kepada yang membutuhkan, serta hilang rasa iri dan dendam di antara mereka.

Pelanggaran Janji oleh Bani Israil

Namun, setelah semua janji itu ditegaskan, sebagian besar dari Bani Israil melanggarnya. Mereka mempersekutukan Allah dengan harta, kedudukan, dan kekuasaan. Anak-anak banyak yang durhaka kepada orang tua, hubungan keluarga terputus, anak yatim dan fakir miskin ditelantarkan, nasihat diabaikan, maksiat merajalela, salat dilalaikan, dan zakat tidak ditunaikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.