Dalam sejumlah tafsir dikatakan bumi dan gunung-gunung diguncangkan dan hancur sehancur-hancurnya. Pada hari tersebut, tak ada naungan selain Allah SWT.
Hanya Allah SWT yang mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Namun, yang pasti, hari itu akan tiba dan meyakini datangnya kiamat (hari akhir) termasuk rukun iman. Allah SWT berfirman,
وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ ٧
Artinya: “Sesungguhnya kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.” (QS Al-Hajj: 7)
Wallahu a’lam.
Sumber: detikhikmah









