Klaim Koordinasi Perizinan Masih Berjalan, Kodam Pattimura Tantang BWS Buktikan Pelanggaran di Waitomu

oleh -50 Dilihat
Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, S.Sos mengatakan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga bagian dari pengabdian prajurit TNI dalam mendukung pembangunan daerah dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Porostimur.com, Ambon – Polemik pembangunan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta area parkir di bantaran Sungai Waitomu, Kota Ambon, kembali mengemuka. Kodam XV/Pattimura membantah alasan pembongkaran yang disebut disampaikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, khususnya terkait dugaan keberadaan pilar di tengah sungai.

Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dan instansi terkait mengenai pembangunan fasilitas tersebut, termasuk persoalan perizinan.

Hal itu disampaikan Jolly saat ditemui wartawan, Selasa (27/10/2026).

“Kami sudah menyurati lewat aplikasi beberapa bulan lalu,” ungkapnya.

Menurut Jolly, sebelum pembangunan dilakukan, Kodam XV/Pattimura terlebih dahulu membersihkan alur Sungai Waitomu dengan mengangkat sampah dan lumpur yang disebut mencapai ketebalan sekitar satu meter.

Baca Juga  Baru Keluar dari Lapas, Pria di Halsel Diamankan Polisi Terkait Penguasaan Tembakau Sintetis

Ia menjelaskan, kondisi ketinggian sungai secara alamiah berada pada kisaran 1,52 meter. Kodam kemudian melakukan pengerukan tambahan sekitar satu meter dengan tujuan memperlancar aliran air.

“Kami sudah melakukan pengerukan lebih tinggi lagi, menambah satu meter sehingga tidak menghalangi arus sungai,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.