“Secara teknis, kita akan bertemu investor karena skema KPBU. Klinik ini nanti kita cicil dari hasil pendapatan setiap bulan. Kami berharap pembangunan bisa dimulai tahun 2026,” jelas Wali Kota.
Wattimena menegaskan, langkah ini merupakan strategi inovatif pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal akibat pemotongan transfer keuangan daerah.
“Di tengah berkurangnya transfer keuangan daerah, kita harus berinovasi agar pembangunan tetap berjalan. Peningkatan pelayanan masyarakat harus terus dilakukan, walaupun kita tidak punya uang,” tegasnya.
Penambahan Jenis Pelayanan, Bukan Kenaikan Status
Terkait status kelembagaan Klinik Mata AV, Wali Kota memastikan tidak ada rencana kenaikan status, tetapi akan ada penambahan jenis pelayanan medis di masa mendatang.
“Tidak ada skenario untuk dinaikkan status, tapi nanti akan bertambah jenis pelayanannya. Gedungnya lebih representatif, pelayanannya lebih baik, dan konsepnya semakin modern,” pungkas Wattimena.
Rencana pembangunan gedung baru ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Maluku serta menjadi ikon inovasi ramah lingkungan di sektor pelayanan publik. (red/mcambon)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









