BACA JUGA
Koalisi Golkar, PAN, dan PPP Siap Bangun Kerja Sama hingga Daerah
Meski demikian, Ujang mengatakan tidak menutup kemungkinan koalisi Golkar, PAN, dan PPP mengusung tokoh lain sebagai cawapres seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Seperti halnya Anies, Ganjar juga selalu bertengger di tiga besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi. Hanya saja, Ganjar masih merupakan kader PDIP.
“Meskipun demikian, Ganjar tetap masih digandeng dan diusung oleh koalisi tiga partai tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Ujang mengatakan koalisi tiga partai ini memenuhi syarat presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sehingga bisa mengusung capres-cawapres sendiri. Diketahui, Golkar memiliki 85 kursi di parlemen, PAN 44 kursi dan PPP 19 kursi sehingga kalau ditotalkan menjadi 148 kursi atau 25,7 persen dari jumlah kursi di DPR.
“Plus dari koalisi ini, gabungan partai nasionalis dan Islam, ini menarik dan bagus untuk ditawarkan ke publik. Minusnya, belum jelas siapa yang akan dijadikan capres dan cawapres,” kata Ujang.
Sebelumnya, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan silaturahmi dan pertemuan dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa di Rumah Heritage Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022) malam. Pertemuan tersebut menyepakati bahwa ketiga partai ini akan berkoalisi dan bekerja sama di Pemilu 2024.









