Komeng yang Uhuy dan Kewenangan DPD yang Santuy

oleh -26 views

Oleh: Oddi Arma, penulis lepas dan pekerja kreatif

Sama seperti iklan sepeda motor yang pernah dibintanginya, perolehan suara komedian senior Alfiansyah Bustami, yang mengganti namanya menjadi Alfiansyah Komeng semakin terdepan pada Pemilu Legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2024 daerah pemilihan Jawa Barat. Dengan visi-misi sederhana yaitu membahagiakan warga Jawa Barat dan “program kerja strategis” memperjuangkan Hari Komedi Nasional serta mengembangkan seni budaya, pemilik diksi “uhuy” ini akan menjadi salah satu dari empat senator yang akan mewakili warga Jawa Barat di Senayan.

Komeng bukan komedian pertama yang menjadi Anggota DPD atau Senator Jawa Barat. Sebelumnya ada Oni Suwarman atau lebih dikenal sebagai Oni SOS yang sempat satu grup dengan komedian Sule. Pada Pemilu 2014, Oni meraih 2 juta suara. Bahkan, suaranya naik menjadi 4,1 juta pada Pemilu 2019 atau tertinggi se-Indonesia. Perolehan suara hingga jutaan untuk caleg DPD asal Jawa Barat bukan barang baru, mengingat provinsi ini jumlah pemilihnya terbesar. Pada Pemilu 2024 saja mencapai 35,7 juta pemilih. Sama seperti Komeng, Oni juga tidak mencetak spanduk atau baliho untuk berkampanye.

Baca Juga  Hadiri Badar GPM 2024 Renuat dan Jasmono Kompak Katakan ini

Jika mencermati concern Komeng kepada seni dan budaya, maka saat nanti dilantik Komeng harusnya ada di Komite Komite III DPD RI yang salah satu lingkup tugasnya adalah memperhatikan urusan daerah dan masyarakat di bidang kebudayaan. Namun, yang jadi pertanyaan, bisakah Komeng dengan kapasitasnya sebagai senator merealisasikan penetapan Hari Komedi Nasional setiap 27 September yang diambil dari tanggal kelahiran seniman legendaris, multitalenta, dan maestro lawak Indonesia Bing Slamet?

Link Banner

No More Posts Available.

No more pages to load.