Komisioner KPU dan Bawaslu Malut Terlibat Baku Pukul di Ruang Pleno Rekapitulasi Suara

oleh -0 Dilihat
Pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres dan Pileg 2024, tingkap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara, kembali ricuh, Senin, 11 Maret 2024. (Beritasatu.com/Sahrudin Nurdin)

Porostimur.com, Ternate – Pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres dan Pileg 2024, tingkap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara, diwarnai aksi baku pukul, Senin (11/3/2024).

Aksi buku pukul atau perkelahian kali ini melibatkan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara Sumitro dan salah satu komisioner KPU Provinsi Maluku Utara Mohtar Alting.

Keduanya terlibat saling menyerang, bahkan anggota KPU terlihat melepaskan jas yang dipakainya, lalu meloncat dari panggung pleno untuk berduel dengan anggota Bawaslu Maluku Utara itu.

Suasana semakin memanas ketika sejumlah petugas pengamanan KPU akan melerai keduanya yang terlibat baku hantam itu.

Beruntung puluhan aparat kepolisian dari Polda Maluku Utara yang mengawal jalannya pleno tingkat KPU provinsi berhasil meredam suasana kericuhan tersebut.

Baca Juga  HUT RI ke-81, Lapas Labuha Ubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Aksi Kepedulian

Kericuhan itu bermula saat KPU mengesahkan suara DPRD Provinsi Maluku Utara, dari hasil pleno yang dibacakan oleh KPU Kabupaten Halmahera Selatan.

Anggota Bawaslu Maluku Utara Sumitro, langsung menyampaikan keberatan atas hasil yang disahkan KPU tersebut, lantaran Bawaslu masih menemukan perbedaan angka-angka pada hasil pleno DPRD provinsi yang terjadi di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.