Korupsi dan Keracunan Ala MBG

oleh -4 Dilihat
Yusuf Blegur, Kolumnis

Oleh karena itu program MBG kini sudah terjebak dalam posisi maju kena mundur kena bagi seorang Prabowo. Prabowo tidak lagi sekadar sedang dihadapkan seperti memakan buah simalakama. Melainkan juga ia berada di ujung tanduk baik buruknya program MBG, dalam pandangannya dan penilaian publik. Program MBG itu menjadi identik dan linear dengan jabatan Prabowo sebagai presiden, atau sebaliknya.
Menghentikan program MBG juga akan menghentikan kekuasaan Prabowo sebagai presiden. Wajar jika Prabowo bersikeras meneruskan program MBG, apapun konsekuensi dan apapun resiko yang akan dihadapinya.

Tampaknya, bangsa Indonesia dan masyarakat internasional masih perlu seksama menyimak dan mengikuti perkembangan program MBG berikutnya, yang akan lebih dramatis dan bukan tidak mungkin akan menemukan plot twistnya yang menggetarkan. Entah prestasi, entah tragedi yang akan terjadi. Akankah Prabowo dan MBG akan berakhir ‘happy ending’ atau ‘sad ending’ penuh ironi. Tapi setidaknya, sebelum episodenya berakhir, rakyat akan terus menyaksikan adegan sambil disuguhi adegan korupsi dan keracunan ala MBG.

Baca Juga  Anos Yeremias Serukan Perdamaian Lisabata–Patahuwe

Bekasi Kota Patriot, 1 Rabiul Akhir 1448 H/13 September 2026

No More Posts Available.

No more pages to load.