“Laila” Single Terbaru Monita Tahalea

oleh -55 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Setelah keberhasilan “Memulai Kembali” di Album DANDELION, kini Monita Tahalea memasuki pendewasaan musiknya di album terbaru “Dari Balik Jendela”.

Sejak dirilis tahun 2020 lalu, “Laila” adalah salah satu lagu di album “Dari Balik Jendela” yang digemari oleh HaiTeman   (sebutan fans Monita Tahalea) dan cukup banyak terputar di gerai musik digital.

Lagu ini pertama kali diberikan kepada Monita tahun 2014 oleh Bernardus Ajutor Moa (Bern), teman musik Monita Tahalea sejak pertama memulai karir. Bersama Bern, ia mulai belajar menulis lagu dan lirik. Dan “Laila”, seiring waktu berjalan, akhirnya ditemukanlah judul ini “Laila”, 5 tahun sejak lagu ini diberikan kepada Monita yang kemudian di produksi tahun 2019.

Baca Juga  Satgas Yonif RK 732/Banau, Tertibkan Protokol Kesehatan di Wilayah Kairatu

Laila artinya malam.

“Ada malam yang kita lalui dengan mencari, ada malam yang kita lalui dengan menemukan. Ada malam yang kita lalui dengan meratap, ada malam yang kita lalui dengan menari. Ada malam yang kita lalui dengan berperang, ada malam yang kita lalui dengan berdamai.

“Laila” adalah setiap malam yang kita lalui dengan doa, yang tidak akan berlalu dengan sia-sia.” -Monita Tahalea

Adalah Indra Perkasa (arranger “Laila”) yang mempunyai konsep SoundScape yang berbeda untuk lagu ini. Ambience yang dipadu dengan timbre Vokal angelic Monita diawal lagu, membuat kita merasakan “nyawa” dari lagu ini sejak detik awal terdengar hingga memasuki bait pertama.

Melengkapi rilisnya lagu ini untuk kawan-kawan media radio tanah air, Monita dan Rans Music memproduksi sebuah Musik Video. Dengan Abimana Aryasatya dan penjiwaan rekam video oleh Shadtoto Prasetio (Pras) sebagai director, membuat Video Musik ini begitu klimaks dengan hanya menampilkan satu karakter saja yaitu Abimana Aryasatya, Seorang aktor yang melejitkan film Gundala pada tahun 2019.

Baca Juga  Polres Buru Bagikan Sembako untuk Warga Kaki Air

Lagu ini adalah perjumpaan kita dengan kehidupan, letupan karakter kita sebagai manusia semesta. Bagaimana melewati dan memaknainya.

(red/brc)

No More Posts Available.

No more pages to load.