Laporan ke Atas Harus Baik!

oleh -9 Dilihat

Oleh: Made Supriatma, Peneliti, jurnalis lepas dan visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Camat Lamba Leda Utara merasa tertekan karena dia harus membagi bantuan untuk sebelas desa. Padahal bantuan itu tidak cukup. Dia marah kepada seorang petugas Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB).

“Saya pusing, Pak. Bapak bilang bantuan banyak turun ke sini. Saya tersinggung, Pak. Saya marah, Pak,” ujar Pak Camat yang bernama Agustinus Supratman itu dalam video yang banyak beredar di media sosial.

“Saya merasa ditekan. Saya harus bagi ke 11 desa, Pak. Bukan begitu caranya. Saya sangat tidak setuju. Saya tahu semua desa protes ke saya. Semua teriak ke saya,” ujarnya dengan nada emosional.

Wajar saja dia marah. Petugas BNPB melaporkan ke atasannya bahwa bantuan banyak mengalir. Padahal sangat tidak mencukupi. Ia harus membagi rata bantuan tersebut ke 11 desa dengan jumlah penduduk 21.171 jiwa.

Baca Juga  Relawan Bakti BUMN Bukan Seremoni, Hambra Samal: Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Maluku

Sekali lagi, pemerintahan ini memperlihatkan inkompetensinya. Saat banjir bandang melanda tiga provinsi ujung barat Sumatra, hal yang sama terlihat terjadi. Bahkan hingga saat ini, daerah-daerah tersebut masih terdampak.

Ada penduduk yang masih tidur di tenda pengungsian. Sarana dan prasarana banyak yang belum pulih. Namun pemerintah menganggapnya sudah selesai.

No More Posts Available.

No more pages to load.