Porostimur.com, Washington – Outlet berita Amerika Serikat, CNN, dituduh menyiarkan laporan yang bias mengenai perang Israel di Jalur Gaza, mendukung narasi Israel sambil menekan suara-suara Palestina.
Menurut laporan surat kabar Inggris, The Guardian, enam jurnalis dari ruang redaksi CNN di Amerika Serikat dan internasional mengungkapkan manajemen baru dan proses editorial outlet tersebut yang condong ke arah narasi pro-Israel telah menyebabkan “malapraktik jurnalistik”.
Para jurnalis CNN yang tidak disebutkan namanya menguraikan beberapa poin pada The Guardian sebagai bukti bias CNN, termasuk kurangnya wawancara yang dilakukan dengan anggota Hamas sejak kelompok Perlawanan Palestina melakukan serangan pada tanggal 7 Oktober di wilayah yang dikuasai Israel di sekitar Gaza.
Para jurnalis juga menjelaskan, outlet berita tersebut lebih banyak menampilkan pernyataan pemerintah Israel, sekaligus membatasi kutipan dari pejabat Hamas.
Sumber-sumber orang dalam tersebut menyoroti perbedaan mencolok dalam pemberitaan CNN Internasional dan saluran CNN domestik di Amerika Serikat (AS).
Menurut sumber itu, saluran CNN tampaknya menunjukkan “pelaporan yang sangat keras oleh para koresponden di lapangan,” yang kemudian “dipinggirkan oleh wawancara berjam-jam dengan para pejabat Israel dan pendukung perang di Gaza yang diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat mereka, seringkali tidak mendapat tantangan dan terkadang presenter memberikan pernyataan yang mendukung.”











