Lima Puisi Nuriman Bayan

oleh -52 views
Link Banner

Ke Majiko

Di daratan sehijau ini
kepala kita masih tetap biru

ikan-ikan berenang di dalamnya
perahu-perahu mengapung di atasnya

ke timur tanjung memanjang
ke barat teluk memutih

ke bisoa,
ke madoto, ke majiko

kita ingin membuang nilon
kita ingin menggulung nilon

seperti hari-hari itu

matahari jadi saksi
bulan jadi sakti
kita jadi bakti.

2021.

=======

Satu Hari Tak Makan Ikan

Kau bilang hidup sebagai anak pesisir
satu hari tak makan ikan adalah lapar yang berhari-hari memberi getar

maka kita-pun berangkat saat langit kembali cerah saat banjir sudah reda
kau duduk di haluan dan aku duduk di buritan dengan posisi berhadapan

ke timur, ke timur, kita berkayuh, perahu-perahu di depan kita tinggalkan.

Baca Juga  BNPB Sudah Kirim Tim Reaksi Cepat ke Malut

Saat tima sampai di dasar dan ikan-ikan datang menyambar
pasir, tanjung, pohon-pohon, dan rumah-rumah kita jadikan sebagai nonako

tanpa sauh, mata dan dayung kita tak letih-letih menjadi jangkar dan kemudi
ikan-ikan yang kita naikkan ke perahu seperti warna pala, cengkeh, dan coklat

kita kembali ke barat seperti matahari pulang ke pangku ibunya, berlahan tapi pasti.

Kita tiba di rumah— dan di dapur mama tak ada yang lebih berasap
dari tungku yang harum gonofu, fofau, pisang goreng, dan ikan bakar

kita duduk di bangku panjang– dan tak ada yang lebih bahagia dari piring, leper
cere, dan gelas yang di depannya, mama, kakak, adik, dan cucu makan berhadapan.

Baca Juga  Penuhi Batas Minimal, Dewan Pers Nyatakan JMSI Sumut Lulus Verifikasi Faktual

Supu, 2021.
nonako: tanda

======

Selepas Perjanjian Itu

Selepas perjanjian itu
aku ke pantai mencarimu
tapi tak ada kamu di sana
tak ada perahu di sana
di mataku hanya laut
dan langit jadi satu
kemudian jadi dua
kemudian jadi tiga
kemudian jadi banyak
dan aku tak dapat
menghitung lagi
awan dan awan saling bertabrakan
ombak dan ombak saling memukul
aku tak mendengar suaranya
tapi aku melihat mendungnya
aku melihat deburnya
mendung itu menghitam
debur itu memutih
saling bergantian
dan aku kehilangan biru
aku kehilangan penglihatanku
dalam kehilangan aku berjalan
mencarimu, tiba-tiba
kurasa ada yang memelukku
tangannya dingin dan halus
tapi tubuhnya tak dapat kupeluk
seperti air, seperti lautan, seperti janjimu.

Baca Juga  PNS Resmi Dapat Libur 11 Hari, Pengganti Cuti Bersama Idul Fitri 2020, Ini Tanggalnya

2021.

=======

Di Bawah Bulan yang Terbelah

Ketika
di dasar arus menggeser ke barat
di permukaan arus menggeser timur
mata kailmu bagai rumah mama
tak henti-henti didatangi tamu
gorara dan botila, gaja dan goropa
adalah sejarah
selalu bergetar
di tangan dan ingatanmu.

2021.

======

Ketika Ikan Lain

Ketika ikan lain
tak memeluk mata kailmu
gorara adalah ikan terakhir
mata kailmu berlabuh di bibirnya
dan kamu pulang tanpa kecewa.

2021.

======