Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Dr. Wildan (50), seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
“Hingga pukul 18.00 WIT, satu korban bernama Dr. Wildan belum ditemukan. Pencarian terpaksa dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok, Sabtu (24/1/2026), karena kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi dan angin kencang,” jelasnya.
Cuaca Buruk Jadi Faktor Utama
Menurut laporan yang diterima USS Halmahera Selatan dari Kepala Desa Bibinoi, longboat tersebut berangkat dari Pelabuhan Babang menuju Desa Piga Raja sekitar pukul 14.00 WIT. Namun dalam perjalanan, cuaca buruk tiba-tiba melanda perairan setempat.
Angin kencang dan gelombang tinggi diduga menjadi penyebab utama longboat kehilangan keseimbangan, terbalik, lalu tenggelam.
“Yang jelas, tim SAR akan melanjutkan pencarian besok. Insya Allah korban dapat segera ditemukan,” pungkas Iwan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan mempertimbangkan keselamatan sebelum melakukan pelayaran di perairan Halmahera Selatan. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com












