Program tersebut dikemas dalam format dialog interaktif. Masyarakat dapat mengikuti siaran sekaligus menyampaikan pertanyaan mengenai layanan pertanahan yang mereka butuhkan.
Dalam pelaksanaannya, program dipandu Muhammad Akbar dari Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN sebagai host yang membantu mengarahkan pembahasan serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurut Uunk, keberadaan program ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pihak ketiga yang menawarkan jasa percepatan atau kemudahan dalam pengurusan sertipikat.
“Kita juga harapkan dengan adanya edukasi ini masyarakat bisa langsung datang sendiri ke Kantor Pertanahan dan sudah tidak merasa bingung,” tuturnya.
Ratusan Penonton Ikuti Live Perdana
Respons masyarakat terlihat sejak siaran perdana MasNya ATR/BPN. Ratusan masyarakat yang mengikuti Live TikTok tersebut menyampaikan komentar dan pertanyaan mengenai persoalan pertanahan yang mereka hadapi.
Uunk mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana memperoleh informasi mengenai layanan sertipikat tanah.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program MasNya ATR/BPN ini secara baik untuk menanyakan apa pun itu terkait dengan sertipikat tanah. Namun, lain halnya dengan pengaduan karena sudah ada kanalnya sendiri,” lanjut Uunk.









