Mau Pindah RPH Mardika ke Tawiri, Pemkot Ambon Khawatir Harga Daging Naik

oleh -14 Dilihat
Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, relokasi RPH tidak bisa hanya dilihat dari kepentingan penataan kawasan. Pemerintah harus memastikan pemindahan lokasi pemotongan hewan tidak justru menciptakan beban baru bagi pedagang maupun masyarakat.

Porostimur.com, Ambon – Rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) dari kawasan Pasar Mardika ke Tawiri belum menjadi keputusan final Pemerintah Kota Ambon. Pemkot masih menghitung konsekuensi ekonomi yang mungkin muncul, terutama terhadap biaya distribusi dan harga daging di tingkat konsumen.

Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, relokasi RPH tidak bisa hanya dilihat dari kepentingan penataan kawasan. Pemerintah harus memastikan pemindahan lokasi pemotongan hewan tidak justru menciptakan beban baru bagi pedagang maupun masyarakat.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah rantai distribusi.

Jika RPH dipindahkan ke Tawiri, ternak dari kawasan kota harus dibawa ke lokasi tersebut untuk dipotong. Setelah itu, daging kembali didistribusikan ke pusat Kota Ambon untuk dipasarkan.

Skema tersebut berpotensi menambah biaya transportasi yang pada akhirnya dapat memengaruhi harga daging.

Baca Juga  Galian C Wai Riuwapa Disorot, KNPI Desak Polres SBB Periksa Legalitas

“Bukan soal mau atau tidak mau. Kita harus lihat dari aspek ekonominya. Kalau sapi dibawa dari kota ke Tawiri untuk dipotong, kemudian dagingnya dibawa kembali ke kota, tentu ada tambahan biaya transportasi,” kata Bodewin di Ambon, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, tambahan ongkos distribusi harus dihitung secara cermat karena dapat berimbas langsung terhadap harga yang dibayar masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.