MDR Berangkatkan Anak Asli Buru Ke Istanbul Turki

oleh -548 views
Link Banner

Porostimur.com – Namlea: Muhammad Daniel rigan atau yang biasa disapa MDR, memberangkatkan satu anak negeri, warga desa asal Batujungku. Kecamatan Batabual. Kabupaten Buru, Maluku ke Istanbul, Turki guna mempelajari ikhwal kopi.

” Kita saat ini melalui Partai Nasdem telah mengirimkan satu orang warga Batujungku ke Istanbul, Turki. Kita kirimkan dia untuk bisa belajar tentang dunia kopi. Tentang bagaimana membuat perkebunan kopi, mengelola dan memproduksi biji kopi,” kata MDR.

Pemuda bernama Muhammad Hasanudin Barugana, diberangkatkan dari Maluku ke Turki dalam rangka studi banding dibidang perkebunan kopi.

Pengiriman Muhammad dimaksudkan selain untuk menambah pengetahuan tentang penanaman hingga pengolahan biji kopi, juga sebagai langkah awal mempromosikan produksi kopi lokal asli pulau Buru ke kancah international.

Sehingga produksi kopi lokal khas Buru nantinya tidak hanya dikonsumsi masyarakat lokal tapi juga bisa di jual ke manca negara. Dengan koneksi pasar yang sudah terjalin selama studi banding dilakukan.

Baca Juga  Plt Kakanwil Kemenag Maluku Minta Penyuluh Agama Islam Bantu Pemerintah Atasi Covid-19

“kita harapkan, dari studi banding ini, nanti kita bisa mengangkat kelas dari kopi lokal Buru yang jenis kecil itu, menjadi konsumsi internasional. Tembus ke sana supaya bisa mendatangkan inkam dan kesejahteraan untuk warga setempat,” ucapnya.

Muhammad Hasanudin saat ini telah berada di Ambon bersama dengan pimpinan wilayah partai Nasdem, Hamdani Laturua. Serangkaian persiapan pengurusan administrasi sedang dilakukan.

Rencananya, Muhammad akan mulaui berangkat ke Turki pada 27 November mendatang.

Diharapkan studi banding ini bisa semkain mengembangkan potensi perkebunan terutama kopi di Pulau Buru, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

“Semoga saja dengan diberangkatkannya satu orang perwakilan ini bisa menjadi pendorong bagi para petani perkebunan. Bisa mendapatkan pengetahuan baru mengenai dunia perkopian” harap Daniel. (ima)