Membongkar Anomali Hari Jadi Kota Ambon: 7 September 1575 atau 25 Maret 1576?

oleh -120 Dilihat
Benteng Nieuw Victoria – Saksi Sejarah Kota Ambon

Apakah selama ini Kota Ambon memperingati tanggal kelahirannya berdasarkan sebuah rekonstruksi sejarah?

Ataukah ada alasan historis yang cukup kuat mengapa 7 September 1575 dipilih?

Pertanyaan itu membutuhkan pembacaan ulang.

Sejarah Hari Jadi Ditentukan Baru pada 1972

Yang pertama harus dipahami adalah bahwa 7 September 1575 bukan tanggal yang ditetapkan oleh pemerintah kolonial Portugis pada abad ke-16.

Tanggal tersebut baru ditetapkan secara resmi sebagai Hari Lahir Kota Ambon melalui sebuah proses yang berlangsung hampir empat abad kemudian.

Gagasan untuk mencari dan menentukan hari lahir Kota Ambon muncul pada 1972, ketika Wali Kota Ambon ke-9, Letnan Kolonel Laut Matheos H. Manuputty, membentuk Panitia Khusus Sejarah Kota Ambon.

Baca Juga  91 Tahun GPM, Wali Kota Ambon: Jangan Cuma Rayakan HUT, Saatnya Kasih Kristus Dibuktikan di Tengah Rakyat

Pembentukan panitia itu dituangkan melalui Surat Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Ambon Nomor 25/KPTS/1972 tertanggal 10 Juli 1972.

Tugasnya jelas: menggali sejarah dan menentukan hari lahir Kota Ambon.

Selanjutnya, kajian tersebut diserahkan kepada Fakultas Keguruan Universitas Pattimura untuk dibahas dalam seminar sejarah.

Seminar berlangsung 14–17 November 1972.

Sejumlah akademisi, tokoh sejarah, unsur pemerintah dan masyarakat terlibat. Di antara pemakalah terdapat Kepala Arsip Nasional, Drs. Moh. Ali, pakar sejarah Maluku Z.J. Manusama, serta sejumlah akademisi Universitas Pattimura.

No More Posts Available.

No more pages to load.