2. Al-Kindi
Al-Kindi dipandang sebagai filsuf muslim pertama. Al-Kindi memiliki darah keturunan Arab dari suku Kindah, salah satu suku besar daerah Jazirah Arab Selatan.
Al-Kindi memiliki salah satu kelebihan dalam menghadirkan filsafat Yunani kepada kaum muslimin setelah ia mengislamkan pikiran-pikiran asing terdahulu.
Dalam karyanya, hampir seluruh ilmu pengetahuan yang berkembang pada saat itu ditulis oleh Al-Kindi. Namun, di antara ilmu tersebut, ia sangat memperhatikan matematika. Hal ini karena bagi Al-Kindi matematika adalah pengantar bagi siapa pun yang ingin mempelajari filsafat.
3. Umar Khayyam
Cendekiawan muslim bidang matematika satu ini lebih dikenal sebagai seorang penyair. Meski demikian, kontribusi yang Umar Khayyam berikan dalam bidang matematika sangat besar, khususnya dalam bidang aljabar dan trigonometri.
Ia merupakan matematikawan pertama yang menemukan metode umum dalam menguraikan akar-akar bilangan besar dalam aljabar, dan memperkenalkan solusi persamaan kubus.
5. Abu Al-Wafa
Nama lengkap cendekiawan ini adalah Muhamad bin Yahya bin Ismail bin Al-Abbas Abu al-Wafa al-Buzjani. Ia memperkenalkan konsep ilmu yang sangat terkenal dalam matematika, yaitu tangen, cotangen, secon cosecan.
Selain itu, Abu Al-Wafa juga mengembangkan trigonometri sferis (bidang lengkung/kurva). Ia menyempurnakan teorema Menelaus yang disebut rule of the four magnitudes (aturan empat besaran).











