Mengenal Tradisi Mandi Safar Masyarakat Kelimuri, Seram Bagian Timur

oleh -391 views
Tradisi mandi Safar warga Kilmuri, Seram Bagian Timur. Foto: Fitriansa Sima Sima Sohilauw/Crist Belseran

Porostimur.com, Bula – Warga masyarakat Kecamatan Kelimuri, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku menggelar ritual mandi safar yang dipusatkan di pantai Desa Selor, Kecamatan Kelimuri.

Mandi safar ini diyakini sebagai bentuk menghilangkan atau membuangsegala penyakit dan kesialan. Selain itu sebagai ajang silaturahmi sesama warga setempat.

Ritual mandi safar ini digelar oleh warga masyarakat Desa Selor, Kecamatan Seram Bagian Timur Maluku, pada Rabu (21/9/2022).

Seluruh warga Selor hijrah dari perkampungan mereka menuju pantai Selor sejak Rabu dini hari guna menggelar ritual mandi safar.

Ratusan warga ini hijrah dari rumah mereka guna menggelar ritual mandi safar yang dilaksanakan setiap hari Rabu di akhir bulan Safar dalam kalender hijriah.

Baca Juga  Warga Palestina Sambut Piala Dunia 2026 di Tengah Keterbatasan dan Konflik

Warga yang berhijrah ini membawa sebagian perabot rumah tangga mereka seperti halnya mereka akan berkemah.

Ritual mandi safar merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Allah Subhana Wataala yang dikisahkan dari Al Syeikh Muhammad bin Atwi Al Maliki Alhasani dalam kitab Abwab Alfaraj, menerangkan bahwa Nabi mengisyarat penyembuhan anaknya dengan ayat ayat syifa dalam Alquran.

Mengutip dari kisah masyarakat Seram Bagian Timur meyakini mandi Safar sebagai bentuk penyembuhan penyakit selain itu, selain itu, kata Dulla Fotti, tokoh agama Desa Selor, mandi safar ini diyakini sebagai tolak bala, agar kampung mereka terhindar dari serangan wabah atau penyakit.

No More Posts Available.

No more pages to load.