Mengenal Tradisi Mandi Safar Masyarakat Kelimuri, Seram Bagian Timur

oleh -387 views
Tradisi mandi Safar warga Kilmuri, Seram Bagian Timur. Foto: Fitriansa Sima Sima Sohilauw/Crist Belseran

“Kami lakukan ini sejak leluhur kami, diyakini dapat mengusir penyakit dan wabah dari kampung kami,” tuturnya.

Sehingga hijrah dari kampung dalam ritual mandi safar ini diyakini sebagai pembersihan terhadap kampung mereka dari wabah dan penyakit. 

Selain penyembuhan penyakit dan mengusir bala atau petaka mandi safar ini juga diyakini sebagai ajang silahturahmi karena semua warga dikumpulkan pada suatu tempat tanpa memandang tahta dan jabatan.

Dula menjelaskan tradisi ini sudah menjadi turun temurun sejak dari leluhur mereka, karena mandi Safar ini usai hijrah dari rumah ke tempat yang diguju warga selalu zikir dan melaksanakan ritual agama, guna keselamatan diri dan pemukiman mereka.

Mandi safar ini diakhiri dengan menulis ayat-ayat sifah di daun kemudian ditempatkan pada sumur atau wadah yang digunakan untuk mandi sebagai bentuk pembersihan diri dari penyakit. 

Baca Juga  Andalkan Kombinasi Pemain Muda dan Senior, Wakapolres Tual Jagokan Jerman Juara Piala Dunia 2026

Hal ini diyakini sebagai upaya embersihkan diri dari segalanya penyakit dan ritual ini diyakini sebagai penyembuh penyakit dan pembersihan pemukiman mereka dari wabah dan serangan penyakit.

Warga berharap tradisi mandi safar ini dapat dilestarikan oleh generasi muda sehingga budaya ini terus terjaga dan tidak punah hingga masa yang akan datang.

No More Posts Available.

No more pages to load.