Untuk anak-anak balita, meninggalkannya selama 3-5 jam sudah dapat dikatakan cukup lama. Namun, untuk anak-anak yang sudah lebih besar, mungkin tak masalah jika kamu meninggalkannya selama 1 hari penuh dan menitipkannya pada orang yang kamu percaya.
![]() Suami dan Istri/ Sumber: Freepik.com |
Jangan Pernah Merasa Bersalah
Saat kamu meninggalkan anak untuk pergi bersama suami berdua, itu merupakan hal yang wajar dan harus kamu lakukan. Pahami bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan kamu di rumah. Mereka kelak membutuhkan orangtua yang harmonis dan kompak. Jadi, menjaga hubungan baik dengan pasangan merupakan bagian dari mementingkan anak juga ke depannya.
Percayakan Anak pada Orang yang Tepat
Ada banyak kasus kekerasan pada anak yang dilakukan oleh para pengasuh. Jadi, pikirkan matang-matang dengan siapa anak dititipkan. Jika orangtua atau mertuamu terlalu tua untuk mengurus si kecil, tak masalah jika kamu membayar jasa pengasuh. Namun, meminta kerabat atau keluarga untuk mendampingi dan mengawasi akan menjadi ide yang tepat.
![]() Suami dan Istri/ Sumber: Freepik.com |
Nikmati Waktu Bersama Suami
Terakhir, cobalah untuk benar-benar menikmati waktu bersama dengan pasanganmu. Lepaskan penat dan lelah dengan urusan bayi dan perlengkapan anak-anak. Biarkan kamu mengisi kembali energi kebahagiaan dan ketenangan diantara hiruk pikuk merencanakan menu MPASI dan alergi si kecil. Ingat, kebahagianmu adalah kebahagiaan si kecil juga.







