Militer AS Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran, Ketegangan Kawasan Kian Meningkat

oleh -304 views
AS kembali menolong Israel mempertahankan diri dari rudal-rudal balistik yang ditembakkan Iran pada Minggu malam dan Senin pagi. Foto/Screenshot video Al Jazeera

Pada April 2024, pasukan AS berperan besar dalam mencegat lebih dari 300 rudal dan drone yang diluncurkan Iran dalam serangan langsung pertama ke wilayah Israel.

Saat itu, pesawat tempur, kapal perang, serta sistem pertahanan udara Amerika dikerahkan bersama sekutu untuk menggagalkan serangan sebelum mencapai target.

Kehadiran militer AS di Timur Tengah juga cukup signifikan, dengan lebih dari 50.000 personel serta berbagai sistem pertahanan canggih yang ditempatkan untuk melindungi kepentingan Amerika dan mitra regional.

Trump Tekan Israel Tahan Serangan Balasan

Di tengah situasi tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan berupaya menahan eskalasi konflik dengan meminta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.

“Saya berkata, ‘Bibi, sebaiknya kau berhati-hati, atau kau akan segera sendirian’,” ujar Trump dalam percakapan yang dikutip media.

Baca Juga  Mengenang Utrecht di Akhir 2001

Menurut laporan, Trump bahkan berhasil membujuk Israel untuk menunda aksi balasan selama beberapa hari guna memberi ruang bagi negosiasi antara Washington dan Teheran.

Namun, setelah melakukan konsultasi dengan pejabat keamanan, Netanyahu dikabarkan tetap memutuskan untuk melancarkan serangan ke Iran.

Negosiasi di Tengah Ancaman Konflik

Ketegangan ini terjadi di saat upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung.

No More Posts Available.

No more pages to load.