Dan, sekarang politisi dan militer Indonesia senang sekali membuat narasi keblinger seakan-akan Tanah Papua akan dicaplok AS. Karena sejarah memperlihatkan bagaimana tanpa dukungan AS, wilayah Papua tidak akan menjadi bagian Indonesia.
Akibatnya, kita tahu bahwa orang-orang Papua mengalami penderitaan yang amat panjang. Hampir setiap hari inbox saya diisi dengan berita-berita kematian. Dan, yang mengenaskan sebagian besar yang dibunuh oleh militer Indonesia adalah anak-anak muda.
Di Papua, umur itu amat pendek namun penderitaan nyaris abadi! (**)











