Minyak Tanah di Maluku Tenggara Langka, Harga Eceran Tembus Rp45 Ribu per 5 Liter

oleh -28 views
Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh minyak tanah di pangkalan, sehingga terpaksa membeli di pengecer dengan harga lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga normal. Foto: Ilustrasi/AI

Porostimur.com, Langgur – Kelangkaan minyak tanah terjadi di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, dalam dua pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat harga bahan bakar rumah tangga itu melonjak tajam di tingkat pengecer hingga mencapai Rp45 ribu per jeriken berisi lima liter.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh minyak tanah di pangkalan, sehingga terpaksa membeli di pengecer dengan harga lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga normal.

Warga Keluhkan Sulit Dapat Minyak Tanah

Salah seorang warga Langgur, Margaretha, mengatakan harga normal minyak tanah di pangkalan hanya Rp20 ribu per lima liter atau sekitar Rp4 ribu per liter.

Namun, akibat kelangkaan yang telah berlangsung sekitar dua pekan, harga di tingkat pengecer melonjak hingga Rp45 ribu per lima liter.

Menurutnya, sejumlah pangkalan kini menerapkan sistem pembelian menggunakan Kartu Keluarga (KK) untuk membatasi pembelian dalam jumlah besar.

Baca Juga  Proyek Jalan Rp13,3 Miliar di Seram Utara Diduga Mandek, Warga Keluhkan Debu

“Namun tetap saja ada oknum yang sengaja membeli dari pangkalan kemudian dijual kembali dengan harga tinggi,” keluhnya, Selasa (7/7/2026).

Margaretha mengaku warga yang rela mengantre sejak lama pun sering kali tidak mendapatkan jatah minyak tanah karena stok cepat habis.

“Biasanya kalau antrean sudah mengular di pangkalan, itu tandanya minyak tanah baru masuk. Tapi sering kali kami yang sudah lama mengantre tetap tidak kebagian,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.