Muan Modan itu Suasana Hati

oleh -4 Dilihat

Sebab itu misalnya “Hinolong Baman” (penjaga matahari naik/terbit) dan “Hinolong Gebrihi” (penjaga matahari maso/terbenam) adalah dua peran adatis pada manusia Buru guna melakukan fungsi-fungsi yang terkait dengan unsur ciptaan Oplastala itu.

Dengan memahami hal itu, maka slogan atau sapaan Muan Modan itu juga menjadi semacam doa salam namun bukan untuk meminta terjadinya damai, kesejukan, ketenangan, tetapi doa salam karena percaya bahwa ada suasana damai, sejuk, tenang itu. Jadi sumbernya adalah rasa percaya orang Buru tentang adanya damai, kesejukan, ketenangan.

Sebab itu jika orang Buru menyapa dengan ungkapan Muan Modan, maka mereka akan melanjutkan aktivitas kesehariannya dengan tidak pernah mencemaskan apapun. Tidak mencemaskan terik panas, hujan lebat, kemarahan, konflik, maupun kebohongan. Jadi ada nilai-nilai kejujuran sebagai jaminan hidup damai dalam Muan Modan itu.

Baca Juga  Polres Halteng Selidiki Dugaan Pembakaran Limbah Ban Bekas PT IWIP

Muan Modan akan membantu kita memahami mengapa pentingnya kita menjadi “kai-wai”, menjadi orang saudara. Dalam hierarkhi sosial pun, ungkapan Muan Modan merupakan doa salam seorang pemimpin untuk memastikan bahwa masyarakatnya dapat menjalankan tugas keseharian mereka tanpa takut sebab pemimpin itu yang menjaminkannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.