NasDem Tidak Tergabung Dalam Koalisi 10 Partai, Watratan: Jika Ada Oknum Terlibat Itu Ilegal

oleh -285 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Desas-desus tentang adanya koalisi 10 partai politik di Kabupaten Maluku Tenggara yang menamakan diri Koalisi Perduli Keadilan dibantah oleh DPD Partai NasDem Malra

Mantan Ketua Partai NasDem, Maluku Tenggara, Periode 2011-2016 dan 2016-2019 Antonius Watratan dalam keterangan tertulisnnya yang diterima media ini, Rabu (1/9/2021), secara tegas menyatakan bahwa Partai NasDem tidak ikut dalam koalisi itu.

Watratan saat ini menjabat selaku Ketua Pendiri serta Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem Kabupaten Malra.

Dirinya dengan tegas mengatakan jika ada oknum yang menanamkan diri utusan Partai Nasdem, saya dengan tegas menyatakan yang bersangkutan itu pengurus Ilegal.

“Pernyataan ini sangat mendasar, karena saya selaku Ketua Dewan Pertimbangan Partai tidak mengetahui tujuan dari koalisi perduli Keadilan itu”, terang Watratan.

Baca Juga  Anti Jadul, Ini 5 Ide Outfit Hijab dengan Rok Lurus yang Kece dan Kekinian

“Memang saat ini pimpinan tinggi partai masih berada di luar daerah, akan tetapi masih ada pimpinan lain juga tidak mengetahui tujuan dari koalisi itu,” imbuhnya.

Watratan bilang, dalam mekanisme sesuai AD/ART dalam mengambil sebuah keputusan tentu harus melalui rapat pengurus, bukan keputusan pribadi seperti yang dilakukan saudara Geraldus Lerebulan.

“Saudara Lerebulan tidak memahami tupoksinya di dalam partai, sehingga langkah yang ditempuh telah keluar dari mekanisme partai dan saya dengan tegas menandaskan itu ilegal,” tukas Watratan.

Untuk itu selaku Ketua Pertimbangan Partai dia menyatakan, sampai detik ini, NasDem tidak berada dalam koalisi yang menyatakan perduli Keadilan, kehadiran yang bersangkutan Lerebulan sekali lagi Ilegal.

Baca Juga  Tak Sekedar Jago Akting, 5 Artis Indonesia Ini Mahir Menulis!

Yang bersangkutan berangkat konon katanya mewakili partai itu harus di bahas dalam rapat internal DPD, sehingga keputusan yang di ambil adalah keputusan Partai.

“Olehnya itu keterlibatan saudara Lerebulan itu adalah keputusan pribadi tidak membawah nama partai, jika itu terjadi dengan tegas menyatakan sekali lagi Ilegal,” pungkasnya. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.