Hayat, mengungkapkan proses visitasi dan penilaian lapangan oleh dewan juri akan dilakukan pada bulan Juni-Agustus, dan diikuti rapat penjurian akhir, serta malam puncak penganugerahan pada September tahun ini, dengan mengusung tema “Desa Wisata Menuju Parawisata Hijau Berkelas Dunia”
“Jadi ini kami akan turun ke negeri untuk mempersiapkan negeri, lalu yang kedua setiap dua minggu sekali kami akan melakukan evaluasi agar lebih tertib untuk mempersiapan mereka. Kami berharap dapat menduduki peringkat satu,” tukasnya.
Rico menambahkan, keberhasilan Negeri Laha dalam ajang ADWI 2024 ini, tidak lepas dari dukungan pemerintah negeri dan masyarakat setempat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). (red/mcambon)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










