Sementara Nona Kaplale berkomentar “Dengan meminta maaf kepada masyarakat ni menunjukkan ibu yang berhati muliah walaupun sebagian masyarakat sdh terlanjur melontarkan kata2 yg tdk pantas termasuk saya juga salah satunya yg dengan spontan sdh melontarkan kata AZAB….saya meminta maaf juga dlm hal ini…semoga Allah SWT sllu menyertai ibu…🙏🙏🙏”.
Dan Nurain Mukadar menulis komentar “Moga sehat2 selalu ibu dan keluarga.🤲🏻🙏🏻”.
Widya sendiri dalam unggahannya itu, mengaku bahwa peristiwa joget-joget itu terjadi secara spontan. “Pas selesai makan ada rekan yang mengajak untuk sekedar memeriahkan pertemuan malam itu, jadi saya pun spontan berdiri dan turut serta karena menghargai, sehingga masker yang harusnya saya pakai tergantung di dada. Itu tentu sebuah keteledoran yang perlu menjadi bahan evaluasi bagi saya dan bagi kita semua, semoga kedepan bisa lebih baik,” paparnya.
Secara terbuka, Widya menyampaikan permintaan maaf karena bagaimanapun situasinya, dalam video tersebut, Ia sudah nampak tidak mematuhi Prokes.
Padahal menurutnya, selama ini dalam setiap aktivitas, dirinya selalu berusaha mematuhi Prokes, terutama menggunakan masker.
“Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf, dan sembari mengajak kita semua, marilah bersama, terutama yang ada di Kota Ambon tetap menjaga diri dan keluarga kita,” ajak Widya. (tim)





