“Kita juga ada flash mob yang akan di ikuti oleh siswa dalam Porseni, mereka juga mau datangkan pelatih dari luar sekolah yang notebene harus dibayar jutaan,” sambung Souhuwat.
Untuk kegiatan dimaksud, lanjutnya bahkan orang tua pun mensupport dengan ikut menyumbangkan kendaraan pribadi antar jemput latihan setiap sore.
“Intinya akan ada beberapa mata lomba pada Porseni jika orang tua keberatan kita dari pihak sekolah akan membuat subsidi silang untuk yang tidak mampu agar tidak memberatkan, komunikasikan kami akan membantu.” pungkasnya. (Vera)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









