Porostimur.com, Amsterdam – Louis van Gaal banjir pujian atas keputusan terbaiknya sebagai tacticus timnas Belanda dalam perempat final Piala Dunia 2014.
Yaitu, terkait dengan pilihan kiper untuk adu penalti melawan Kosta Rika dalam laga di Itaipava Arena Fonte Nova, Salvador, Brasil.
Kemenangan 4-3 lewat babak adu penalti yang diperoleh Oranje terjadi setelah Van Gaal menarik keluar Jasper Cillessen dan digantikan Tim Krul.
Dalam babak tos-tosan, Krul menepis dua eksekusi Kosta Rika yang diambil Bryan Ruiz dan Michael Umana.
Kembali berkesempatan menangani Belanda untuk Piala Dunia 2022, Van Gaal menginginkan kiper Oranje dengan kemampuan adu penalti yang bagus.
Situasi yang bisa menyulitkan Cillessen untuk menjadi penjaga gawang nomor satu Oranje.
Cillessen dengan 63 caps memang menawarkan pengalaman. Kariernya juga kembali naik setelah meninggalkan La Liga (FC Barcelona-Valencia CF) untuk kembali ke Eredivisie atau bergabung dengan NEC.
Namun, untuk adu penalti, Cillessen memang punya reputasi tidak terlalu tangguh.
Itulah yang mendorong Van Gaal mencari opsi lain.
Selain Cillessen, mantan pelatih Manchester United tersebut memanggil kiper SC Freiburg Mark Flekken bersama dua debutan, Remko Pasveer (AFC Ajax) dan Andries Noppert (SC Heerenveen).











