OTK Berulah di Hutan Pulau Haruku, 1 Warga Hulaliu Tewas Tertembak

oleh -733 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Peristiwa penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di tengah hutan antara Desa Hulalui dan Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Senin, (14/2/2022). Peristiwa itu menewaskan satu orang warga dan dua orang terluka.

YI, warga Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, tewas diduga ditembak Penembak Misterius (Petrus) di hutan desa tersebut, Senin siang (14/2/2022).

Kejadian itu menggemparkan warga hingga menyebabkan konsentrasi massa terjadi di Negeri Hulaliu.

Kini, sebanyak 2 platon aparat keamanan telah dikerahkan untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohamad Roem Ohoirat mengatakan bentrokan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIT.

Baca Juga  Hari ini Polda Maluku Kembali Vaksinasi 389 Orang

“Benar. Ada beberapa warga yang berada di hutan. Tiba-tiba ada bunyi tembakan kemudian salah satu dari warga tersebut mengalami luka-luka dan meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Rum Ohoirat kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian susulan, Rum mengaku sebanyak 2 pelaton aparat keamanan sudah dikerahkan di TKP.

“Dari Brimob, Sabhara dan bahkan Kapolsek Pulau Haruku pun sudah berada di TKP,” katanya.

Korban, kata Juru bicara Polda Maluku itu, saat ini sudah dievakuasi ke rumah duka di Negeri Hulaliu.

Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang, dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Baca Juga  Polda Maluku Vaksinasi 177 Orang Warga

“Kami minta masyarakat tetap tenang, karena saat ini kami juga belum tahu siapa pelakunya, dan masih dalam penyelidikan,” sebutnya.

Aparat keamanan, lanjut dia, sementara bekerja keras untuk mengungkap siapa Orang Tak Dikenal (OTK) di balik penembakan tersebut.

Terkait dengan senjata apa yang digunakan Petrus, Rum mengaku belum mengetahuinya.

“Kita belum tahu itu peluru apa, kaliber berapa, dan berasal dari senjata apa, dan sementara anggota kita masih di lapangan, Dirreskrimum juga berada di sana,” ujarnya. (Keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.