Paskah di Tengah Duka, Warga Batang Dua Ternate Beribadah dalam Bayang-Bayang Gempa

oleh -439 views
Gedung Gereja Jemaat GPM Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate yang mengalami kerukakan akibat gempa bumi

Porostimur.com, Ternate — Duka pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang Maluku Utara belum sepenuhnya reda. Di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, umat Kristiani kini dihadapkan pada situasi sulit: menyambut Paskah 2026 di tengah ancaman gempa susulan dan kerusakan rumah ibadah.

Di satu sisi, rangkaian ibadah Jumat Agung hingga Paskah tetap menjadi kebutuhan rohani yang tak bisa ditinggalkan. Namun di sisi lain, keselamatan warga menjadi pertimbangan utama di tengah kondisi darurat yang belum stabil.

Ibadah dalam Ketidakpastian

Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Ternate Rinto Pumadada, mengatakan umat Kristiani di Batang Dua saat ini tetap bersiap menjalani rangkaian ibadah, termasuk penjamuan kudus. Namun, pelaksanaannya masih diliputi ketidakpastian.

Baca Juga  Arsenal Harus Sempurna untuk Kalahkan PSG di Final Liga Champions

“Di satu sisi, ada kebutuhan rohani yang harus dipenuhi dalam momentum Paskah. Tetapi di sisi lain, situasi bencana menuntut kewaspadaan dan kesiapsiagaan penuh dari masyarakat,” ujar Rinto.

Ia mengungkapkan, sejumlah gereja mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa, sehingga belum dapat dipastikan apakah bangunan tersebut aman digunakan untuk ibadah Jumat Agung.

Kondisi ini menambah keprihatinan warga, mengingat Paskah merupakan salah satu momentum paling sakral bagi umat Kristiani. Meski demikian, warga diminta tetap mengutamakan keselamatan sembari menunggu arahan terkait lokasi ibadah yang aman dan layak.

No More Posts Available.

No more pages to load.