Porostimur.com, Langgur — Ketua Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Kabupaten Maluku Tenggara Seles Ngamelubun, menyampaikan harapannya agar perlengkapan lomba dragon boat (perahu naga) di Maluku Tenggara dapat ditingkatkan menjadi standar nasional.
Permintaan ini disampaikan Ngamelubun di hadapan perwakilan Kementerian Pariwisata RI, yang berkunjung ke Langgur dalam rangka menghadiri Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025, Sabtu (25/10/2025).
PB PODSI Siap Gelar Kejurnas di Maluku Tenggara
Ngamelubun mengungkapkan, Pengurus Besar PODSI telah memberikan sinyal positif untuk menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung di Maluku Tenggara, dengan satu catatan penting — peralatan lomba harus memenuhi standar nasional.
“PB PODSI sudah berjanji akan membawa Kejurnas ke Malra, asalkan peralatannya standar,” ujarnya.
Menurutnya, dari tahun ke tahun panitia FPMK terus berupaya meningkatkan kualitas lomba dayung karena antusiasme masyarakat terhadap olahraga air ini sangat tinggi. Namun, keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama.
“Kami kesulitan bila tidak ada sentuhan dari pusat,” tegasnya.
Antusiasme Tinggi, tapi Fasilitas Belum Memadai
Ngamelubun menuturkan, daya tarik lomba dayung dalam FPMK kini sudah sampai ke luar Maluku. Salah satu buktinya, tim dari Koarmada III Sorong datang khusus ke Kei untuk berpartisipasi setelah melihat promosi kegiatan ini di media sosial.




