Porostimur.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, berharap pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu segera dimulai. Menurutnya, kepastian regulasi diperlukan agar seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu 2029 dapat dipersiapkan sesuai jadwal.
Sarmuji mengatakan, salah satu tahapan yang membutuhkan kepastian hukum adalah proses rekrutmen penyelenggara pemilu yang diperkirakan akan dimulai dalam waktu dekat.
“Golkar berharap memang Undang-Undang Pemilu dibahas segera. Karena kan tahapan pemilu itu butuh kepastian peraturan perundangan. Sebentar lagi kira-kira bulan Oktober sudah ada rekrutmen penyelenggara pemilu, dan tahapan-tahapan yang lain pasti harus sudah berjalan,” kata Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Minta Pembahasan Dilakukan Secara Matang
Meski mendorong agar pembahasan segera dimulai, Sarmuji mengingatkan revisi Undang-Undang Pemilu tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa.
Menurutnya, perubahan regulasi tersebut berkaitan langsung dengan penataan sistem politik nasional sehingga membutuhkan pembahasan yang matang serta pertukaran gagasan dari berbagai pihak.
“Jadi kita berharap pembahasannya supaya lebih matang dan transaksi idenya itu maksimal. Karena apa? Karena ini menyangkut penataan sistem politik di Indonesia. Jadi nggak bisa tergesa-gesa, nggak bisa durasinya mepet-mepet,” tegasnya.









