Pembusukan Prabowo Berlanjut?

oleh -0 Dilihat
Yusuf Blegur, Kolumnis

Oleh: Yusuf Blegur, Kolumnis

Sungguh miris dan betapa kasihan Prabowo, ia hidup dalam ilusi pemimpin sejati. Sekalipun faktanya sebagai presiden, ia berkuasa dalam ketidakberdayaan, lebih dari sekadar tersandera.

Di balik konflik atau pertentangan Peraturan Kepolisian NRI (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 dan Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 tentang anggota Polri dapat menduduki jabatan di luar struktur kepolisian setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif.

Selain memunculkan karut-marutnya konstitusi dan ringkihnya sistem tata-kelola negara. Ada satu masalah yang substansial dan prinsipil, yaitu upaya pembusukan Prabowo sebagai presiden RI masih terus berlangsung.

Siapa pelakunya?. Tentu saja kelompok kepentingan yang juga berjasa besar mengusung dan menjadikan Prabowo sebagai presiden, tentunya. Kelompok kepentingan, sudah pasti ada pemimpinnya dan jejaringnya yang masif. Populasi ini bagai dinasti yang memiliki tidak sedikit abdi dalam setia, pengikut loyalis buta dan pesuruh berbayar.

Baca Juga  AC Milan Tundukkan Torino 2-1, Rossoneri Raih Tiga Poin Perdana Serie A 2026/2027

Lalu, siapa kelompok kepentingan yang kekuasaannya jauh lebih besar dari presiden, yang bisa mengangkat presiden sekaligus merongrong dan menjatuhkannya?.

Jauh-jauh hari, bahkan sebelum pelaksanaan pilpres 2024. Publik menilai ada dugaan konspirasi dan manipulasi yang dimainkan oleh kekuasaan tertentu dalam perhelatan pilpres 2024, yang diduga direkayasa untuk memenangkan Prabowo dan Gibran sebagai presiden dan wakil presiden RI.

No More Posts Available.

No more pages to load.