Berita tersebut menurut pihak Bappeda Kabupaten Buru, dimuat tanpa ada konfirmasi. Sebaliknya N25News mengkonfirmasi sumber anonim yang disebut sebagai sumber terpercaya yang menyatakan bahwa: “berdasarkan data yang didapat di lapangan terdapat beberapa item transaksi pengeluaran yang digunakan dalam bentuk proyek penanaman rumput pada lokasi alun-alun Bupolo yang dijadikan sebagai arena utama pembukaan MTQ sebesar Rp 500 juta”.
Bappeda juga mempersoalkan kalimat: “Ironisnya dalam proses lelang hingga saat ini tidak diketahui siapa pihak ketiga yang menangani proyek tersebut. Sementara yang terjadi berdasarkan informasi sumber tersebut mengakui kalau, semua rumput tanam yang ada di lokasi arena utama menjadi tanggungjawab bersama ASN Bapeda yang telah diperintahkan pimpinan agar setiap ASN berkewajiban setiap hari membawa sepenggal rumput untuk diletakkan pada lokasi yang telah disediakan.”
Sekertaris Bappeda Buru, Ulfairah Bin Tahir, mengaku telah berkonsultasi dengan pimpinan dan akan mengadukan media online N25News ke Dewan Pers di Jakarta dalam waktu dekat.
“Pimpinan telah memberi petunjuk. Selesai MTQ, kita akan mengadu ke Dewan Pers”, jelas Ulfairah Bin Tahir kepada awak media di Namlea, Senin (17/6).




