“Kami sangat prihatin dengan perkembangan hari ini dari Israel, yang selanjutnya menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk kompromi,” kata Watson dikutip dari Anadolu Agency.
“Seperti yang baru-baru ini didiskusikan Presiden dengan Perdana Menteri Netanyahu, nilai-nilai demokrasi selalu, dan harus tetap, menjadi ciri khas hubungan AS-Israel,” demikian bunyi pernyataan itu.
Washington pun menekankan bahwa masyarakat demokratis diperkuat oleh checks and balances. Pernyataan terbaru ini menggarisbawahi bahwa perubahan mendasar pada sistem demokrasi harus dilakukan dengan basis dukungan rakyat seluas mungkin.
“Kami terus mendesak para pemimpin Israel untuk menemukan kompromi secepat mungkin. Kami percaya itu adalah jalan terbaik ke depan untuk Israel dan semua warganya. Dukungan AS untuk keamanan dan demokrasi Israel tetap kuat,” ujar Watson.
sumber: republika




