“Terdapat 80 buku yang diberikan ke masing-masing desa dan negeri, dilengkapi kursi dan meja. Ini dimaksudkan untuk mendukung program Pemerintah Pusat dalam meningkatkan minat baca sekaligus indeks literasi,” jelas Wattimena.
Persiapan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Lebih lanjut, Wattimena menegaskan bahwa peningkatan literasi merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia dengan kemampuan kognitif yang baik harus dipersiapkan sejak dini.
“Menuju Indonesia Emas 2045, kita harus menyiapkan generasi muda dengan kemampuan kognitif yang baik. Karena itu, program seperti ini patut didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, buku memiliki peran strategis dalam membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat.
“Buku adalah jendela dunia. Bagaimana kita mau menuju Indonesia Emas kalau tidak menyiapkan fasilitas yang baik agar semua warga kota bisa mengakses bahan bacaan dan informasi,” pungkas Wattimena.
Di akhir keterangannya, Wali Kota berharap bantuan pojok baca tersebut dapat dikelola dengan baik dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat di setiap wilayah penerima bantuan. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









