Yeremias menuturkan, sebagai tanggung jawab moralnya terhadap masyarakat yang ada di Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), sejak tahun 2020 dirinya telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon untuk melakukan rapid test bagi saudara-saudaranya yang ada di Kota Ambon yang hendak pulang ke MBD dan KKT.
“Selama tahun 2020, Beta lakukan rapid test untuk pelaku perjalanan dari Ambon ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, dengan cara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Ambon dan dilakukan di 4 Puskesmas yang ditunjuk oleh Dinkes sampai dengan 31 Desember 2020 dan jumlah pelaku perjalanan yang telah melakukan rapid test selama tahun 2020 adalah 4.537 orang”, pungkasnya.
Lebih lanjut Yeremias menjelaskan, ditahun 2021 sejak bulan Januari dirinya juga membantu masyarakat yang hendak pulang ke MBD dan KKT, tetapi dengan jumlah yang terbatas karena harga rapid yang cukup mahal.
“Karena harganya yang cukup mahal, setiap kapal yang berangkat kurang lebih 15 orang, yang Beta bantu untuk rapid antigen di Kota Ambon agar memudahkan masyarakat dari KKT maupun MBD yang hendak pulang ke kampung”, tandasnya.
Yeremias menjelaskan, pada Senin (3/5/2021) dirinya membeli alat rapid antigen untuk membantu masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Banda, Tual, Molu, Larat, Tutukembong, Saumlaki, Tepa, Lakor, Moa, Letti dan Kisar dengan meminta bantuan kepada Dinkes Kota Ambon untuk melakukan rapid test antigen dan menurutnya dengan cara tersebut, harganya lebih murah jika dibandingkan dengan melakukan rapid tes di Rumah Sakit.












