“Ini bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Pemprov Maluku Tangani Pengungsi dan Rumah Warga Terbakar
Penanganan pascabentrokan tidak berhenti pada korban yang menjalani perawatan medis.
Pemprov Maluku bersama Pemerintah Kabupaten SBB, TNI dan Polri juga melakukan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak, termasuk warga yang mengungsi serta rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Tim Dinas Sosial Provinsi Maluku bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pelopor Perdamaian, Karang Taruna Provinsi Maluku, Tagana Kabupaten SBB dan Dinas Sosial Kabupaten SBB telah turun langsung meninjau lokasi pengungsian masyarakat Patahuwe.
Dari hasil pemantauan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Patahuwe dan Lisabata secara umum telah dinyatakan aman dan terkendali.
Namun, pemerintah meminta masyarakat tetap menahan diri karena proses pemulihan pascabentrokan membutuhkan situasi yang kondusif.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan masyarakat tetap tenang dan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi,” kata Affandi.
Tim di lapangan juga telah menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi.
Bantuan tersebut diterima oleh camat dan kepala desa untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.









