Pempus Anggarkan Rp 87 Miliar untuk Pembangunan Kota Baru Sofifi

oleh -162 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Pemerintah pusat diketahui telah menganggarkan dana sebesar Rp 87 miliar untuk pembangunan kota baru Sofifi pada Tahun 2022 mendatang.

Hal tersebut terungkap dari dokumen Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 yang diterima porostimur.com, Senin (27/9/2021).

Dalam dokumen itu, salah satu sektor prioritas nasional yang akan dikerjakan pemerintah pada 2022 yakni membangun wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Salah satu upaya yang akan dikerjakan pemerintahan Jokowi adalah dengan membangun kota baru.

Jokowi diketahui akan membangun kota baru di Sofifi di Maluku Utara, Sorong di Papua Barat dan Maja, Provinsi Banten, Tanjung Selor di Kalimantan Utara dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1 triliun atau tepatnya sebesar Rp 1.028.251.400.000.

“Pembangunan kota baru: Maja, Tanjung Selor, Sofifi, dan Sorong Rp 1.028.251,4 (dalam juta),” seperti dikutip Lampiran III Salinan Perpres 85/2021, Senin (27/9/2021).

Baca Juga  Virgil van Dijk Siap Kembali Bermain untuk Liverpool Pekan Ini?

Secara rinci, untuk pembangunan kota baru Sofifi di Provinsi Maluku Utara, pemerintah akan gelontorkan dana sebesar Rp 87 miliar.

Dengan adanya pembangunan kota baru Sofifi di Maluku Utara ini, pemerintah berharap kawasan ini bisa menjadi pusat pertumbuhan baru.

Kemudian pembangunan kota baru Maja di Provinsi Banten, Rp 380,1 juta Dan pembangunan kota baru Tanjung Selor di Kalimantan Utara Rp 99,5 miliar.

Adapun pembangunan kota baru Sorong di Provinsi Papua Barat Rp 22,87 miliar.

Pemerintah berharap pembangunan kota baru Sorong dapat ditujukan sebagai pusat aglomerasi wilayah, pendukung kawasan industri dan pariwisata dengan fokus pada pengembangan transportasi publik perkotaan, air minum yang bersih dan sanitasi, drainase, serta pengelolaan sampah dan limbah yang aman.

Baca Juga  Pemerintah Malaysia Larang 7 Kosmetik Berbahaya ini. Di Indonesia Beredar Bebas

Sebagai gambaran, Dalam RKP 2022, Jokowi telah menetapkan tujuh sektor prioritas nasional. Pertama, memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Ketiga, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Keempat, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.

Kelima, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. Keenam, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim. Ketujuh, memperkuat stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik. (red)