Porostimur.com, Gaza – Eskalasi kekerasan di Tepi Barat yang diduduki terus meningkat. Dua masjid di wilayah Palestina dilaporkan dibakar oleh pemukim Israel dalam serangkaian serangan yang terjadi semalam, menyusul bentrokan berdarah di Desa Tal yang menewaskan enam orang pada Jumat lalu.
Pejabat Palestina menyebut aksi tersebut sebagai bagian dari gelombang serangan balasan yang menyasar permukiman warga, tempat ibadah, hingga kendaraan milik warga Palestina.
Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi, mengatakan para pemukim membakar sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan di bagian selatan kota tersebut.
“Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya,” kata Wadi, seperti dikutip Al Jazeera.
Selain membakar bangunan, para pelaku juga mencoret dinding masjid dengan grafiti berbahasa Ibrani bertuliskan “balas dendam”.
Serangan serupa juga terjadi di Desa Kour, dekat Kota Tulkarem. Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan sebuah masjid di desa itu dibakar, sementara dindingnya dicoret dengan slogan-slogan bernada rasis.
Gelombang Serangan Balasan
Aksi pembakaran tersebut terjadi setelah bentrokan di Desa Tal pada Jumat yang menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel.









