Porostimur.com, Jakarta – Jarak dari tanah Fagogoru tidak menyurutkan ikatan persaudaraan generasi mudanya. Di tengah kesibukan hidup di perantauan, para pemuda Fagogoru yang tersebar di wilayah Jabodetabeka dan Banten mulai menyatukan langkah untuk membangun wadah bersama.
Langkah itu ditandai melalui kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Pemuda Fagogoru Jabodetabeka-Banten yang digelar sebagai bagian dari persiapan menuju Musyawarah Besar (Mubes) Ke-I Pemuda Fagogoru Jabodetabeka-Banten.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para pemuda untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menyatukan gagasan sekaligus membangun komitmen bersama menjelang pelaksanaan musyawarah perdana organisasi.
Koordinator Pemuda Fagogoru Jabodetabeka-Banten, Riswan Sanun, mengatakan silaturahmi tersebut memiliki arti penting dalam membangun fondasi organisasi.
Menurutnya, Mubes Ke-I tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda seremonial, tetapi harus menjadi titik awal bagi lahirnya organisasi yang memiliki arah, tata kelola dan program kerja yang jelas.
“Pemuda Fagogoru memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai persaudaraan, kebersamaan, dan identitas Fagogoru di mana pun berada. Mubes Ke-I ini harus kita maknai sebagai titik awal untuk membangun organisasi yang lebih terarah, terbuka, dan mampu memberikan kontribusi nyata, baik bagi pemuda di Jabodetabeka-Banten maupun bagi daerah asal,” ujar Riswan.









