Pemukim Yahudi Serang dan Adang Truk-truk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

oleh -172 views
Para pemukim Yahudi fanatik, memegang bendera Israel, berkumpul di pintu keluar Ashdod Port dekat Jalur Gaza dan memblokir truk yang membawa bantuan ke Jalur Gaza, di Ashdod, Israel, pada 4 Februari 2024. Foto/anadolu

Meskipun ada peringatan dari kelompok hak asasi manusia dan lembaga bantuan bahwa “bencana kemanusiaan” sedang terjadi di Gaza, Sharon menuduh bantuan tersebut, termasuk makanan dan bahan bakar, disalurkan ke Hamas.

“Mengapa kami harus mengirimkan makanan dan bahan bakar ke Gaza? Ini tidak normal… Tidak normal jika di negeri kami, orang-orang menembak kami,” ungkap dia.

Sharon mengklaim setelah serangan lintas batas Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, orang-orang di Gaza turun ke jalan dan menari.

“Mereka tidak sedih atas apa yang terjadi. Islam tidak menyukai kita. Oke. Jadi sekarang saatnya untuk membayar,” ujar dia.

Ditanya tentang seruan Israel untuk mendirikan permukiman ilegal Yahudi di Jalur Gaza, Sharon berkata, “Kami akan sangat senang jika akan ada permukiman di Gaza… Gaza adalah kota Yahudi 2.000 tahun yang lalu, 500 tahun yang lalu.”

Baca Juga  Dana Hibah Rp5,2 M di Kesbangpol Halsel Disorot, APH Diminta Lakukan Penyelidikan

Pemukim Yahudi ekstremis telah mengorganisir protes untuk menghalangi bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Jalur Gaza bagi warga Palestina yang menghadapi kelaparan, kekurangan air bersih, dan tempat berlindung.

Menurut survei televisi Channel 12 Israel, 72% warga Israel menentang pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa memulangkan tawanan Israel dari Jalur Gaza.

No More Posts Available.

No more pages to load.